Kokurikuler Tak Lagi Rumit, KKG MIN 2 Sinjai Hadirkan Praktik dan Aplikasi Penyusun Modul KBC
SINJAI UTARA (MIN 2 SINJAI) — Kelompok Kerja Guru (KKG) Satuan Pendidikan MIN 2 Sinjai menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Program Kokurikuler sebagai Penguatan Pembelajaran di Madrasah, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam merancang serta melaksanakan program kokurikuler yang terintegrasi dengan pembelajaran di madrasah.
Kegiatan tersebut menghadirkan Koordinator Kurikulum MIN 2 Sinjai, Milkhatul Hasanah sebagai pemateri. Selain diikuti oleh pendidik MIN 2 Sinjai, kegiatan ini juga diikuti oleh 12 orang pendidik dari MIS Darul Istiqamah Bongki yang merupakan bagian dari anggota KKM MIN 2 Sinjai.
Dalam kegiatan tersebut, para pendidik mendapatkan pemahaman secara langsung mengenai berbagai tahapan dalam penyusunan program kokurikuler. Materi yang dibahas meliputi penyusunan Program Tahunan Kokurikuler, Program Semester Kokurikuler, perancangan Modul Ajar Kokurikuler, serta penilaian atau asesmen dalam kegiatan kokurikuler.
Milkhatul Hasanah menjelaskan bahwa penyusunan program kokurikuler perlu dirancang secara sistematis agar kegiatan yang dilaksanakan tidak berdiri sendiri, tetapi dapat menjadi penguatan terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan di kelas.
“Program kokurikuler harus dirancang dengan jelas mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga asesmennya, sehingga kegiatan yang dilakukan peserta didik benar-benar memberikan pengalaman belajar yang bermakna,” jelas Milkhatul dalam kegiatan tersebut.
Salah satu hal yang menarik dalam kegiatan ini adalah pemanfaatan aplikasi khusus untuk menyusun Modul Kokurikuler Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dikembangkan sendiri oleh Milkhatul Hasanah. Aplikasi tersebut diperkenalkan kepada para pendidik sebagai salah satu inovasi untuk membantu mempermudah proses penyusunan modul kokurikuler KBC.
Dengan adanya aplikasi tersebut, pendidik tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan kemudahan dalam menuangkan rancangan kegiatan kokurikuler ke dalam bentuk modul yang lebih sistematis dan terarah.
Kegiatan berlangsung secara praktik langsung (hands-on practice). Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mencoba menyusun program kokurikuler berdasarkan langkah-langkah yang telah dijelaskan oleh pemateri. Pendekatan praktik ini membuat peserta lebih mudah memahami setiap tahapan penyusunan program, sekaligus dapat langsung mengidentifikasi dan memperbaiki bagian-bagian yang masih kurang.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para pendidik aktif berdiskusi, bertanya, dan mempraktikkan penyusunan dokumen kokurikuler. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap pendidik dapat memiliki kemampuan yang lebih baik dalam merancang program kokurikuler yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik madrasah.
Kegiatan penyusunan program kokurikuler ini menjadi salah satu bentuk komitmen KKG Satuan Pendidikan MIN 2 Sinjai dalam memperkuat kompetensi pendidik dan meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Kolaborasi dengan pendidik dari MIS Darul Istiqamah Bongki juga menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antar-madrasah di lingkungan KKM MIN 2 Sinjai.


